Kamis, 31 Januari 2013

Buku Gratis: Moslem Millionaire (Ippho Santosa)


Mengusai Cinta dan Harta Dalam 365 Hari

Deskripsi dalam cover buku:

Ternyata cinta itu dekat dengan harta! Dengan kata lain cinta itu mengayakan! buku ini juga membahas:
Mengapa cinta dunia itu dibolehkan?
Cinta dunia seperti apa yang dibolehkan?
Benarkah pintu rezeki dan pintu bahagisa itu berdekatan?
Menjemput rezeki besar yang tak pernah terbayangkan
Memperkuat dampak dari 7 keajaiban Rezeki
Memahami amal-amal yang mengundang rezeki
Melipat gandakan motivasi dan produktivitas tim
memelihara integritas dan loyalitas tim
Keyakinan yang tak tergoyahkan
Keluar secepatnya dari masalah dan kegagalan
Mempercepat terwujudnya impian
Cara mudah menjemput jodoh dan keturunan

Buku ini merupakan salah satu buku motivasi karya Ippho Santosa yang terbaru. sebuah Buku motivasi bagi yang mendambakan kehidupan bertabur cinta dan harta.
Penerbit PT. Elex Media Komputindo
Penulis: Ippho Santosa
Kontributor: Khalifah & kaia
Editor: Omar

Ada sebuah buku gratis bagi Anda yang kami pilih sebagai komentator terbaik di facebook fanspage islamwiki dalam status (wall) tentang pakaian yang sesuai Islam.
Atau dengan berkomentar melalui blog ini pada halaman ini jika kamu memiliki akun google plus. Apa pendapat Anda tentang pakaian muslim yang sesuai ajaran Islam dan zaman sekarang?
Pemilihan komentator terbaik dilakukan pada akhir bulan februari 2013.
Undian buku sebelumnya dapat dibaca melalui halaman ini | undian buku ini telah ditutup dan buku telah sampai kepada pemenangnya | undian buku untuk bulan berikutnya yaitu buku berjudul Sejarah Muhammad

Minggu, 27 Januari 2013

Kenalkan Anak Pada Al-Qur'an Sejak Balita


Masa balita, menurut penelitian para ahli adalah masa paling cepat menyerap berbagai macam hal dari luar. Sehingga masa ini sangat pas untuk memberikan pengenalan berbagai hal positif kepada anak. Ibarat gelas yang masih kosong yang akan lebih mudah di isi air. Anak balita akan dapat menyerap pembelajaran dari luar dengan cepat.

Alquran sebagai kitab suci umat islam, diturunkan berbahasa Arab. sehingga untuk langkah awal mengenalkan Alquran kepada anak, bisa dimulai dengan memperkenalkan huruf-huruf arab, atau yang sering disebut dengan huruf hijaiyah.

Berikut ini adalah salah satu video lagu alif ba ta, yang bisa digunakan sebagai media untuk memperkenalkan balita huruf-huruf hijaiyah. Jika sempat unduh video dari youtube ini, dan masukan dalam smartphone, sehingga lebih mudah ditonton dan dibawa kemanapun.

Rabu, 23 Januari 2013

Apa Yang Perlu Kita Pelajari Dalam Beragama Islam


Dalam Islam ilmu bisa dikatakan sebagai pondasinya beragama. Oleh sebab itu ada banyak sekali nash yang menunjukan begitu pentingnya ilmu itu. Ada nash yang mengatakan bahwa syetan lebih takut terhadap orang yang berilmu yang sedang tidur daripada orang yang beribadah. Ada juga nash yang mengatakan bahwa tidurnya orang berilmu lebih utama dari pada orang yang ahli ibadah tapi tanpa ilmu. 

Begitu pentingnya ilmu dalam Islam sampai-sampai begitu besar ganjaran bagi orang yang menuntut ilmu. Kita bisa simpulkan hal ini dari nash yang sering kita dengar, bahwa orang yang membaca Al-qur'an dengan terbata-bata saja mendapat pahala, setiap huruf yang dibaca ada pahala. Bukankah ini sebuah anjuran dan motivasi bagi umat Islam agar menuntut ilmu. 

Dalam mempelajari ilmu beragama Islam, setidaknya kita dapat mengikuti apa yang telah berjalan selama ini di dunia pendidikan Islam. Para ulama telah mensistematisasikan cabang-cabang keilmuwan Islam, agar umat Islam dapat mempelajarinya dengan lebih efektif dan efisien. Ada tiga cabang ilmu pokok yang perlu kiranya untuk dipelajari oleh setiap muslim. 3 ilmu tersebut adalah Akidah, Akhlak dan Fikih. Lalu ada cabang lainnya yang perlu dipelajari jika ingin memperkuat dan mengokohkan ilmunya seperti; ushul fikih, kaidah fikih, ulumul hadits, ulumul qur'an, dan bahasa Arab.

Khususnya dalam ilmu Fikih, yang perlu kita pahami bersama adalah bahwa Fikih adalah sistematisasi tata cara beribadah yang merupakan hasil pemahaman para ulama terhadap nash (al-Quran dan Hadits). Sehingga jangan aneh jika dalam ilmu ini ada banyak perbedaan satu dengan lain. Dari ilmu ini telah muncul, 4 mazhab yang terbesar yaitu, Malikiyah, syafiiyah, Hanabilah dan Syafi'iyah. Jadi jika kita melihat ada orang lain yang sedikit memiliki perbedaan tata cara beribadah jangan langsung menyalahkan. Sayangnya fanatisme dan taqlid buta sering menjangkiti masyarakat Islam, sehingga timbulah perpecahan di dalam umat Islam sendiri. 

Sebagai umat Islam marilah kita meluangkan waktu untuk mempelajari ilmu akidah (tauhid), ilmu akhlak dan ilmu fikih. Untuk ilmu akidah yang menjadi pegangan mayoritas Ulama adalah "Ilmu Akidah ahlusunnah waljamaah". 

Jumat, 18 Januari 2013

Kumpulan Game Edukatif Online

Online Game edukatif memberikan warna tersendiri dalam dunia game. Di tengah-tengah dunia game yang dipenuhi dengan permainan bersifat kekerasan, game edukatif menjadi alternatif pilihan memainkan game.

Dengan game edukatif, kita dapat belajar sesuatu (sesuai tujuan game) dengan cara yang lebih menarik (yang sifatnya permainan). Namun memang, game edukatif bagi banyak orang kurang menarik karena tidak sekedar hiburan semata. Pemain dituntut pula untuk berpikir lebih. Di sinilah mungkin letak perbedaan dari game edukatif.

Ada cukup banyak game edukatif yang bisa dimainkan secara online. Beberapa game itu dapat dimainkan secara online di link-link berikut ini:

Puzzle Intuisi
Eksperimen Teknik Teka Teki Aljabar
Puzzle ajaib
Belajar Huruf Hijaiyah
Belajar Sistem Tubuh
Simulasi sel Biologi
Game Logika

Sabtu, 12 Januari 2013

15 Macam Perbuatan Yang Membawa Bala Bencana




إذا فعلتْ أُمّتي خمْس عشرة خصْلةً حلّ بها البلاء: إذا كان المغنم دولا, والاّ مغْنما والزكاة مغرما وأطاع الرجل زوجته وعقّ امّه وبرّ صديقه وجفا أباه وارتفعت الأصوات فى المساجد وكلن زعيم القوم أرذلهم واكرم الرجل فخافة شرّه وشربة الخمور ولُبس الحرير واتُّخذت القينات والمعازف ولعن أخر هذه الأمة أوّلها فاليرتقبوا عندذلك ريحا حمراء او خسفا او مسخا

Jika ummatku telah melakukan lima belas macam, maka pasti tiba bala' atas mereka:
Jika kekuasaan dianggap sebagai keuntungan
dan amanah dianggap seperti ghonimah
dan zakat dianggap kerugian
dan orang laki tunduk pada istrinya
dan durhaka terhadap ibunya
dan taat (menurut) pada temannya
dan membenci pada ayahnya
dan bersuara keras (menjerit-jerit) di masjid.
dan pimpinan kaum itu orang yang rendah budinya
orang ditakuti karena kejahatannya
dan merajalela minuman khamr (mabuk-mabukan)
dan umum pakaian sutra
dan umum penari-penari wanita
dan merata permainan musik
dan yang akhir dari umat ini telah mengutuk pada ummat-ummat yang permulaan, maka ketika itu hanya turunnya azab berupa angin merah, atau gempa longsor atau kemusnahan.
(HR. TIRMMIDI)

sumber: Mutiara Hikmah (Suara Masjid)

Jumat, 04 Januari 2013

Buku Gratis: Bernegosiasi Dengan Allah, (Best Seller)


Judul buku: Bernegosiasi Dengan Allah
Judul Asli: Allahu ahabbaki Katsiran, Limaazda Khianah?
Penulis: Ahmad Najwa bin Yahya
alih Bahasa: Husein, Lc.
Penerbit: MUMTAZ

"Buku ini akan mengantar Anda kepada sebuah penyadaran diri akan pentingnya mengenal Allah lebih dekat agar kaum muslim dapat menggalakkan syariat, agar masyarakat kita dapat terhindar dari berbagai petaka dan musibah yang melanda bangsa dan kesejahteraan sehingga kedamaian dapat terealisasi di masyarakat."


Kami memiliki satu buah buku tersebut, dan akan kami kirimkan kepada komentator terbaik tentang masalah berikut ini:

"Indonesia negeri yang katanya memiliki penduduk muslim terbesar di dunia, memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah, sampai muncul syair yang bunyinya 'Tongkat dan batu jadi tanaman'. Namun, dari berita-berita yang muncul kejahatan semakin merajalela dan semakin sadis, kemiskinan dimana-mana, sampai pemerintahan yang korup yang berurat berakar sampai bawah. Seorang cendekiawan muslim dari Malaysia,Naquib Al-Attas, menulis bahwa berbagai permasalahan yang terjadi di dunia Islam seperti lingkaran syetan, dan jalan untuk memutusnya adalah melalui jalur pendidikan. Tentunya yang dimaksud adalah pendidikan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam. 

Sistem pendidikan di Indonesia telah berulang kali berganti. Bahkan dalam 10 tahun terakhir saja telah beberapa kali berganti sistem. Pada tahun 2013 ini, khususnya untuk sekolah dasar, sistem pendidikan akan diperbarui lagi dengan konsep tematik yang menekankan pada pembentukan karakter anak didik.
itu selintas gambaran perubahan pendidikan formal di Indonesia, yang telah berulang kali berganti, namun belum bisa merubah keadaan Indonesia.

Sementara dalam pendidikan nonformal, khususnya pendidikan dalam keluarga, terlihat semakin banyak orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan anak, banyak orang tua sibuk dengan urusannya sendiri dan memasrahkan pendidikan anak pada sekolah-sekolah formal yang hanya setengah hari, Sehingga waktu yang tersisa menjadi bagian pendidikan non-formal-non-keluarga. Sehingga yang menjadi guru adalah teman,media massa (TV dan internet) bahkan game seakan juga menjadi guru. Sehingga timbulah berbagai permasalahan remaja mulai dari tawuran, pergaulan bebas, narkoba, sampai aborsi."

Apa ide, gagasan atau pun komentar Anda? Apa yang harus dilakukan untuk merubah Indonesia ke arah yang lebih baik?
silahkan berkomentar menggunakan akun google Anda! agar kami dapat mendapatkan data valid bagi Anda yang beruntung. Undian akan dilakukan pada minggu akhir bulan ini (Januari 2013). Kami tidak memungut biaya pengiriman selama biaya pengiriman masih wajar, dan masih dalam wilayah nasional.
Selamat kepada komentator yang beruntung pada undian buku gratis sebelumnya. Buku telah kami kirimkan sampai tujuan.
Undian buku berikutnya cek di halaman ini

Selasa, 01 Januari 2013

Masjid Dan Aturan Pengeras Suara


Kebutuhan Akan Pengeras Suara

Merupakan sebuah kenyataan bahwa dengan kemajuan teknologi seperi zaman sekarang ini, hampir semua Masjid dan mushola di seluruh dunia telah memiliki dan menggunakan alat pengeras suara. Tujuan digunakanya alat tersebut tidak lain adalah untuk menunjang tercapanya dakwah Islam kepada masyarakat luas di dalam masjid maupun di luar. Maksudnya juga agar jamaah atau umat Islam yang tinggal agak berjauhan dari masjid dapat mendengar suara azdan dengan adanya pengeras suara. Selin itu, dengn pertumbuhan penduduk yang pesat, menjadikan jamaah masjid membludak, sehingga perlu pengeras suara agar suara imam atau khatib dapat didengar oleh jamaah.

Memang keberadaan pengeras suara di masjid sangat membantu dalam kegiatan dakwah Islam saat ini. Hanya saja kita tidak boleh berlebihan dalam menggunakannya. Ada segelintir diantara kita yang salah dalam memanfaatkan dan tidak menggunakan sebagaimana patutnya.

Apa Yang salah Dalam Menggunakan Pengeras Suara

Di beberapa tempat masih ada masjid yang menyimpang dan menyalahi aturan yang diizinkan agama maupun pemerintah. 

Dalam shalat dan doa hanya untuk kepentingan jama'ah (dalam masjid), tidak perlu corongnya diarahkan keluar, sehingga tidak melanggar ajaran Islam yang melarang bersuara keras dalam shalat dan doa.
"Dan janganlah engkau keraskan suaramu dalam shalatmu dan jangan pula terlalu merendahkannya, dan carilah jala tengah di antara keduanya". (Al Isra` 110).

Dalam ayat lain:
"Dan berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Ala'raf; 55).

Kemudian zikir merupakan ibadah individu langsung kepada Allah swt, oleh sebab itu tidak perlu menggunakan pengeras suara baik ke dalam maupun ke luar.

"Dan berzikirlah (ingatlah) kamu akan Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri serta lembut tanpa mengeraskan suara pada pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai."(AlA'raf:205).

Terutama di perkotaan, pengurus masjid harus benar-benar memperhatikan penggunaan pengeras suara. Sudah tidak aneh lagi di perkotaan di sekitar masjid terdapat tempat tinggal non-muslim, sehingga keadaan dan kondisi mereka tetap dipertimbangkan. Karena kita juga perlu menelaah hadits nabi yang mengatakan :"Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah tidak beriman. demi Allah tidak beriman". Lalu ada orang yang bertanya: Siapa itu ya Rasulullah (orang yang tidak beriman)", Rasulullah menjelaskan bahwa, orang yang tidak beriman itu adalah orang yang tidak (pernah) aman tetangganya karena gangguan (kejahatannya)." Jangan sampai akibat salah dalam menggunakan pengeras suara masjid, membuat tetangga-tetangga menjadi merasa terganggu, lebih-lebih jangan sampai menimbulkan kebencian tetangga yang nonmuslim terhadap masjid.

Dalam suatu riwayat, pernah Ali RA membaca keras-keras bacaan shalat dan doanya, padahal orang-orang sedang tidur, lalu rasulullah menegurnya: "Bacalah untuk dirimu sendiri, karena engkau tidak menyeru Tuhan yang tuli dan jauh, Sesungguhnya kamu menyeru Allah Yang Maha Mendengar dan Dekat".


Ketentuan Dalam Penggunaan Pengeras Suara

Soal pengeras suara di masjid diatur dalam keputusan nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Keputusan itu ditandatangani Dirjen Bimas Islam saat itu, Kafrawi, pada 17 Juli 1978.

Berikut aturan Bimas Islam mengenai syarat-syarat penggunaan pengeras suara:

1. Perawatan penggunaan pengeras suara yang oleh orang-orang yang terampil dan bukan yang mencoba-coba atau masih belajar. Dengan demikian tidak ada suara bising, berdengung yang dapat menimbulkan antipati atau anggapan tidak teraturnya suatu masjid, langgar, atau musala

2. Mereka yang menggunakan pengeras suara (muazin, imam salat, pembaca Alquran, dan lain-lain) hendaknya memiliki suara yang fasih, merdu, enak tidak cempreng, sumbang, atau terlalu kecil. Hal ini untuk menghindarkan anggapan orang luar tentang tidak tertibnya suatu masjid dan bahkan jauh daripada menimbulkan rasa cinta dan simpati yang mendengar selain menjengkelkan.

3. Dipenuhinya syarat-syarat yang ditentukan, seperti tidak bolehnya terlalu meninggikan suara doa, dzikir, dan salat. Karena pelanggaran itu bukan menimbulkan simpati melainkan keheranan umat beragama sendiri tidak menaati ajaran agamanya

4. Dipenuhinya syarat-syarat di mana orang yang mendengarkan dalam keadaan siap untuk mendengarnya, bukan dalam keadaan tidur, istirahat, sedang beribadah atau dalam sedang upacara. Dalam keadaan demikian (kecuali azan) tidak akan menimbulkan kecintaan orang bahkan sebaliknya. Berbeda dengan di kampung-kampung yang kesibukan masyarakatnya masih terbatas, maka suara keagamaan dari dalam masjid, langgar, atau musala selain berarti seruan takwa juga dapat dianggap hiburan mengisi kesepian sekitarnya.

5. Dari tuntunan nabi, suara azan sebagai tanda masuknya salat memang harus ditinggikan. Dan karena itu penggunaan pengeras suara untuknya adalah tidak diperdebatkan. Yang perlu diperhatikan adalah agar suara muazin tidak sumbang dan sebaliknya enak, merdu, dan syahdu.

Di dalam instruksi itu juga diatur bagaimana tata cara memasang pengeras suara baik suara ke dalam ataupun keluar. Juga penggunaan pengeras suara di waktu-waktu salat.

(Sumber tulisan: Majalah Suara Masjid & Detiknews).