Jumat, 28 September 2012

Cara Melakukan Aduan Konten di Youtube

Youtube merupakan media yang bebas digunakan oleh siapa saja, sehingga pasti akan ada konten-konten yang diunggah dapat mengandung muatan pelecahan SARA. Salah satu kejadiannya yang masih hangat, ya pelecehan terhadap agama Islam.

Sebenarnya hal ini jauh-jauh hari telah disiapkan oleh pembuat sistem youtube untuk mengatasi hal-hal yang bakal terjadi, karena sifatnya yang bebas. Youtube sendiri telah memberi fasilitas pengaduan bagi pengguna untuk melaporkan video-video yang tidak pantas. Untuk melakukan Aduan konten caranya:
aduan konten di youtube langkah 1

aduan konten youtube langkah kedua

aduan konten youtube langkah ketiga

aduan konten youtube langkah keempat


Seperti itulah cara melakukan aduan konten ke Youtube. Jadi bagi anda pengguna youtube yang merasa menonton video yang melanggar SARA, silahkan langsung lakukan aduan saja. Tidak perlu berkomentar dengan caci maki. Nanti malah menimbulkan hal-hal yang lebih buruk.

Sabtu, 22 September 2012

Tata Cara Pernikahan Dalam Islam

Pernikahan dalam Islam  diatur dalam syariat yang akhirnya secara sistematis dibahas oleh Ulama dalam Fikih Munakahat. Sehingga bagi Anda yang ingin memahami pernikahan dalam Islam, maka fikih bab munakahat merupakan bab yang harus dibaca.

Jika Anda sangat berminat untuk menekuni dan mendalami tentang ilmu bab Pernikahan dalam Islam, Anda bisa mengambil jurusan Al-Ahwal as Syakhsiyyah dari fakultas Syariah di Perguruan Tinggi Islam. Namun jika sekiranya tidak, Ada banyak buku panduan tentang pernikahan Islam yang beredar luas. Buku-buku tersebut bisa dibeli atau dibaca di perpustakaan-perpustakaan umum maupun perpustakaan perguruan tinggi Islam.

Hukum Pernikahan Islam

Dalam hukum pernikahan Islam atau fikih munakahat, secara garis besar pembahasaanya meliputi masalah-masalah; pra-nikah, masa nikah, dan pasca nikah. Masalah-masalah pra-nikah meliputi; Hukum pernikahan atau perkawinan, memilih suami-istri dan peminangan.

Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan hukum-hukum yang berkaitan dengan akad pernikahan seperti rukun dan syaratnya dan perkawinan yang terlarang. Masalah-masalah yang berkaitan dengan masa nikah atau berumah tangga meliputi hak dan kewajiban suami-isteri serta tata pergaulan keduanya.

Selanjutnya dibahas masalah pertengkaran/cekcok suami istri (syiqaq), masalah talak, khulu', iddah, zihar dan li'an. Akhirnya dibahas mengenai Hadhanah atau masalah asuhan anak.
Pernikahan Dalam Islam, Nikah Islami, Akad Nikah
Gambaran Prosesi Akad Nikah

Itulah gambaran sekilas bagaimana pernikahan dalam Islam dibahas dalam fikih.

Selain itu masalah yang tidak kalah penting dalam membahas seputar pernikahan dalam Islam adalah masalah hukum kewarisan. Masalah kewarisan telah diatur pula sedemikian rupa, bahkan dalam surat Annisa' ayat 11 dijelaskan dengan begitu detail tentang pembagian warisan. Hal ini menunjukan begitu pentingnya masalah waris itu.

Hukum Pernikahan Islam di Indonesia

Bagi warga Indonesia, aturan-aturan hukum Islam mengenai pernikahan dan juga kewarisan dapat dibaca dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). KHI dibagi menjadi tiga bagian, buku pertama membahas pernikahan, buku kedua tentang hukum kewarisan dan buku ketiga tentang perwakafan.
 
Pernikahan dalam Islam sangat berkaitan erat dengan kehidupan setiap manusia. Normalnya manusia pasti menikah dan menjalani pernikahan. Sehingga amatlah penting bagi setiap muslim dan muslimah untuk mempelajari hukum pernikahan Islam yang dapat dipahami melalui kitab-kitab fikih munakahat.

Amat pentingnya pernikahan itu sehingga cukup banyak ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas tentang pernikahan

Ini adalah Contoh Prosesi Akad Nikah Islam :



Kamis, 20 September 2012

Kebebasan Berpendapat Macam Apa?

Pembuat film yang menimbulkan protes umat Islam di seluruh dunia berdalih atas nama kebebasan berpendapat. Namun kebebasan seperti apa yang dia maksud. Yang terlihat jelas adalah bahwa dia adalah seperti kata pepatah "Tong Kosong Nyaring Bunyinya". Pendapatnya adalah pendapat yang tidak berdasarkan kecerdasan, dia hanya berpendapat di atas kebodohannya. Para ilmuwan barat sendiri (para orientalis) banyak yang memuji bagaimana perilaku Rasulullah dan bahkan menjadikan sosoknya sebagai manusia yang paling berpengaruh di dunia ini sampai saat ini. Namun entah dari mana datangnya informasi yang didapat si pembuat sehingga bisa membuat skenario film yang 'menjijikan'.

Kebebasan berpendapat yang dia usung sama saja dengan kebebasan tanpa aturan. Hanya orang bodoh saja yang berpemahaman adanya kebebasan tanpa aturan.  Bahkan hewan pun yang sekilas terlihat hidup bebas, tetap saja ada aturan yang berlaku, bahkan sebenarnya mereka tidak bebas. Satu-satunya makhluk hidup yang paling bebas di bumi ini adalah manusia. Akibat  manusia lah berbagai kerusakan di bumi ini timbul. Hal ini tidak lain akibat pemahaman bodoh manusia tentang kebebasan. Alam diciptakan penuh dengan aturan. bumi harus tetap berputar, sungai harus tetap mengalir, hujan harus tetap ada, dan masih banyak lagi aturan alam yang akhirnya menciptakan keseimbangan dan keberlangsungan kehidupan. Demikian pula kebebasan berpendapat juga harus ada aturannya. Pepatah mengatakan 'mulutmu adalah harimaumu'.  Lidah itu seperti pedang, jika tidak dapat mengendalikannya akhirnya akan melukai dirinya sendiri.

"Kebebasan mengungkapkan pendapat seharusnya dan harus dijamin dan dilindungi ketika digunakan untuk keadilan umum, tujuan umum,"kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Ban Ki-moon, dalam jumpa pers di kantor PBB, New York, Amerika Serikat, Rabu (19/9) waktu setempat

Dilihat dari sisi lain, munculnya pemahaman keliru tentang kebebasan berpendapat dari orang barat ini bisa mengindikasikan mulai masuknya barat ke era kebodohan. Pemahaman keliru ini jika dibiarkan terus-menerus oleh dunia barat sendiri, nanti akhirnya akan menjadi bomerang bagi dunia barat sendiri. kebodohan dalam menggunakan pedang malah akan melukai dirinya sendiri. wallahu a'lam

Minggu, 16 September 2012

Tutorial Berbagai Cara Memakai Jilbab Modern (Paris, Pashmina, dll)

Cara Memakai Jilbab Mudah ditemukan

Cara memakai jilbab dapat kita temukan dengan mudah di internet. Dengan adanya situs seperti youtube, setiap muslimah dapat memberikan contoh kepada pengguna internet untuk memakai Jilbab. Jadi Kini anda tidak perlu bingung lagi bagaiman cara memakai jilbab agar rapi dan tidak awut-awutan.


Memakai Jilbab Memiliki Hikmah

berbagai cara memakai jilbabDengan memakai jilbab seharusnya tidak hanya berfungsi menutup aurat saja, lebih dari itu. Seroang muslimah tentunya juga harus menjadi akhlaknya yang sesuai dengan ajaran Islam. Memakai jilbab adalah salah satu kewajiban bagai muslimah dengan tujuan utama menutup aurat. salah satu hikmahnya adalah agar seorang muslim (pria) lebih dapat mengendalikan nafsunya. Sudah banyak informasi yang memang menyatakan bahwa pria itu lebih mudah tertarik kepada lawan jenisnya dari segi fisiknya berbeda dengan perempuan yang lebih kepada emosional. Oleh sebab itu bagai seorang muslimah seharusnya sadar betul bahwa perintah untuk memakai jilbab adalah perintah untuk menutup aurat, bukan sekedar menutup kepala.

Cara Memakai Jilbab Modern


Cara Memakai Jilbab Segi Empat

Bagi Anda yang berprofesi sebagai pekerja kantoran, tentu butuh penggunaan jilbab yang cepat dan rapi serta praktis. Lipat segitiga jilbab segi empat mereka dengan simetris dan kenakan. Letakan bagian tengah jilbab dan samakan bagian bawah yang menjuntai ke depan sama panjang. Gunakan peniti untuk mengaitkan kedua sisi jilbab di bawah dagu Anda. Rapikan bagian atas, sesuaikan dengan dalaman jilbab yang Anda gunakan. Bagian  yang menjuntai di sebelah kiri bisa Anda selempangkan ke bahu Anda dan  membiarkan bagian kanan yang menjuntai untuk menutupi bagian aurat Anda.Bagian  yang menjuntai di sebelah kiri bisa Anda selempangkan ke bahu Anda dan  membiarkan bagian kanan yang menjuntai untuk menutupi bagian aurat Anda. Sematkan  bros cantik pada jilbab yang ada di bahu Anda untuk mengaitkan jilbab  yang menjuntai dari kiri Anda tadi. Anda sudah siap ke kantor.

Cara Memakai Jilbab Pashmina

Cara lainnya cara memakai hijab paris bisa dibaca dalam pos link ini

Selasa, 11 September 2012

Teori-teori Konspirasi 9/11 (Runtuhnya WTC)

Runtuhnya gedung kembar WTC pada tanggal 11 September 2011, dinyatakan merupakan sejarah paling kelam AS di abad ini. Lebih dari 3000 orang meninggal dunia akibat runtuhnya WTC. Dengan Cepat pemerintahan AS saat itu meneriakan isu tentang Terorisme diikuti oleh serangan ke Irak yang kabarnya sampai saat ini telah menimbulkan bencana kematian warga sipil ratusan ribu jiwa, termasuk pula ribuan tentara AS sendiri. Begitu kompleksnya masalah perang As-Irak hingga harus menyedot keuangan Negara begitu besar sehingga akhirnya berdampak buruk pula terhadap keadaan ekonomi AS sendiri. 



Para analis dan pengamat penggemar teori konspirasi, telah menyodorkan berbagai teori konspirasi 9/11 setelah tragedi, namun kebanyakan warga AS tidak terlalu peduli dengannya. Setelah dampak buruk perang Irak yang berkepanjangan, yang mulai dirasakan oleh warga AS sendiri akhirnya mereka mulai mengambil perhatian terhadap berbagai teori konspirasi 9/11 atau tragedi runtuhnya WTC.

Beberapa teori konspirasi 9/11 yang beredar luas di media massa yaitu:

1. Demi Minyak

Menghancurkan WTC akan membuka jalan bagi negara-negara barat untuk menguasai aset-aset minyak di Timur Tengah. Penggemar teori konspirasi yakin para perusahaan minyak raksasa memiliki sumber daya untuk membuat serangan tersebut.

2. Pialang Saham Berperan

Sebelum 9/11 memang ada aksi pasar saham yang memberi dampak cukup luas. Misal: saham United Airlines dan American Airlines yang pesawatnya dibajak, saham mereka dilepas cukup besar sebelum 9/11. Sementara perusahaan keamanan, di sisi lain yang bakal meraup untung pascaserangan WTC, juga mengalami kebanjiran order saham. Saham Morgan Stanley, yang berkantor di WTC juga mengalami aksi jual besar-besaran. 

3. AS Sudah Mengetahui Akan Diserang

Presiden AS saat itu, George W Bush mengatakan bahwa tidak ada seseorang pun di pemerintahannya yang membayangkan negara superpower itu bakal diserang lewat pesawat yang menubruk gedung pencakar langit.  Namun beberapa pekan sebelumnya, ketika Bush dan sejumlah pemimpin G8 di Genoa, Italia, sudah memperhitungkan skenario tersebut. Mereka menempatkan misil antipesawat di dekat tempat pertemuan. Sebelumnya, Italia mendapat ancaman akan diserang lewat pesawat. 

4.Pesawat Sebenarnya Bisa Ditembak

NORAD (Komando Pertahanan Amerika Utara) seharusnya mampu menembak pesawat-pesawat yang dibajak atau mampu menghalau pesawat itu mendekati targetnya. Namun NORAD tidak melakukan hal ini dan mereka terlambat mengetahui ada pembajakan pesawat. 

5. Bukan Pesawat, Tapi Misil

Dengan asumsi badan pesawat terbuat dari alumnium yang kekuatannya rendah untuk meruntuhkan WTC, maka ada sejumlah pihak yang menilai jangan-jangan bukan pesawat yang menabrak WTC tapi sebuah misil dengan efek hologram menyerupai pesawat. Teori ini didukung dari analisis frame per frame siaran tabrakan itu yang menunjukkan bentuk pesawat lebih menyerupai selongsong cerutu yang lonjong

6. Kotak Hitam

Setiap pesawat memiliki dua kotak hitam yang menyimpan informasi penerbangan. Anehnya, tidak ada satupun kotak hitam dari dua pesawat yang menghantam gedung WTC. Namun belakangan, para pekerja yang membersihkan sisa sisa WTC mengatakan mereka menolong agen federal mengambil tiga dari empat kotak hitam di sana.  Dan kotak hitam di Pentagon pun diklaim sudah sangat rusak untuk dibaca. Kotak hitam yang bisa dibaca umum hanyalah dari United 93 yang jatuh di Pennsylvania.

7.WTC Runtuh Karena Bahan Peledak

Sejumlah fisikawan maupun penggemar teori konspirasi dan pakar teknik sipil percaya gedung WTC diledakkan dari dalam. Bukan karena semata ditubruk pesawat. Ini berasal dari teknik bangunan WTC yang tertanam kokoh tapi hancur hingga ke dasar. Menurut mereka, ada sejumlah besar bahan peledak disimpan di WTC di tempat-tempat strategis.

8. Aksi CIA dan Mossad

Mantan presiden Italia ikut memberi teori konspirasi. Menurut dia, ada informasi dari kaum kiri Italia yang menyatakan CIA dan Mossad ada di belakang serangan WTC. Sehingga mereka menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam. Bahkan lembaga intelejen Pakistan Inter-Service Intelligence mengklaim tahu ada rencana tersebut.


Senin, 10 September 2012

Akar Masalah Terorisme: Muslim Yang Terzalimi


Pendahuluan

Penyebutan istilah 'terorisme' di media terlihat cukup diskriminatif. Selalu saja capat 'terorisme' dilontarkan ketika terkait dengan Islam. Lain halnya jika teror dilakukan bukan atas nama unsur-unsur Islam. Hal ini tidak lain karena, asal mula isu terorisme terlontar dari Barat guna menghadapi Islam. 


Memang benar segala macam bentuk teror tidak dibenarkan oleh ajaran Islam. Namun hal yang mendasar yang perlu dipahami adalah akar-akar timbulnya teror dari golongan Islam itu sendiri. Dari berbagai media kita dapat menyimpulkan bahwa gerakan-gerakan militan 'teror' dari golongan umat Islam itu berawal dari afghanistan, dimana negara tersebut adalah negara yang notabene merupakan negara yang masih terjajah (penuh konflik). Dengan kondisi perang yang terus berkelanjutan dan ditambah semakin mudahnya informasi global diperoleh, maka tidak heran muncul doktrin-doktrin radikal dalam nuansa peperangan. Dan akhirnya doktrin-doktrin radikal ini menyebar ke wilayah-wilayah umat Islam lainnya. 


suara-media.com: Terorisme dan Ketidakadilan Global

Isu Terorisme 

Masalah yang jarang disentuh oleh media massa ketika mengangkat isu terorisme adalah ketidakadilan global. Padahal faktor ketidakadilan global menjadi salah satu pemicu serangan terhadab barat atau objek-objek yang dianggap berhubungan dengan barat. Penjajahan yang dilakukan barat di dunia Islam, termasuk dukungan membabi buta barat terhadap penjajahan zionis Israel di Palestina, merupakan cerminan dari ketidakadilan itu.

Ketika 9 orang terbunuh akibat pengeboman di hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton, banyak orang yang mengecam aksi tersebut. Sikap yang sama seharusnya muncul ketika ratusan ribu umat Islam terbunuh pasca invasi AS di Iraq. Mengutip laporan yang dimuat Jurnal Lancet, lebih dari 650 ribu warga sipil Iraq tewas sejak invasi AS pada tahun 2003 dan jumlah itu tentu saja terus saja bertambah hingga kini.

Amerika serikat dimaklumi marah saat gedung WTC diserang yang menyebabkan sekitar 3000 orang terbunuh. Sebaliknya, tentu bisa dimaklumi juga umat Islam marah ketika pasukan Amerika terus menerus membunuh rakyat sipil di Afghanistan dan Pakistan. PBB mengatakan jumlah penduduk sipil yang tewas di Afghanistan tahun ini meningkat 24 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laporan PBB menyebutkan lebih dari 1.000 orang tewas dalam enam bulan pertama tahun ini. Jumlah korban serangan AS terhadap rakyat sipil di perbatasan Pakistan-Afghanistan pun terus meningkat.

Bandingkan pula sikap dunia barat ketika Israel menyerang Gaza. Angka korban serangan Israel ke jalur Gaza sejak 27 desember 2008 hingga 18 januari 2009 malah mencapai 1313 atau rata-rata 59 orang tewas perhari atau setiap jam lebih 2 orang tewas. Tidak hanya itu, Israel juga mengakui menggunakan senjata kimia yang mengerikan, yakni fosfor putih. Belum lagi yang terbunuh akibat isolasi jalur Gaza oleh Israel. Alih-alih mengecam Israel, Amerika, Inggris dan sekutunya malah membela Israel. Untuk kasus Indonesia, ketidakadilan itu juga tampak dari sikap yang diskriminatif terhadap pembunuhan umat Islam di Ambon, Poso, atau kerusuhan di Sampit.

Berkaitan dengan pengeboman pada juli 2005 di London, pemerintahan Inggris memberikan peringatan bahwa keterlibatan dalam invasi AS ke Iraq telah meningkatkan adanya ancaman serangan balasan terhadap Inggris. Laporan yang bocor dari Joint Terrorims Center (JTAC) Inggris, yang mendahului serangan tersebut, memperingatkan: "peristiwa-peristiwa yang terjadi di Iraq semakin menjadi motivasi dan fokus sejumlah teroris berkaitan dengan aktivitas di Inggris."

Pada april 2005, sebuah laporan yang ditulis oleh Joint Intelligence Committee (JIC) berjudul "International Terrorism Impact of Iraq" bahkan lebih eksplisit menyatakan: “kami menilai bahwa konflik yang terjadi di Iraq telah memperburuk ancaman terorisme internasional dan akan terus memberikan dampak dalam jangka waktu yang lama. Konflik tersebut telah memperkuat kegigihan para teroris yang telah melakukan serangan ke negara-negara barat dan memotivasi orang-oran lain yang tidak melakukannya.”

Seharusnya siapapun yang menginginkan kekerasan global dihentikan, juga harus dengan tegas meminta AS dan negara-negara imperialis lainnya menghentikan kebijakan yang eksploitatif dan diskriminatif terhadap dunia Islam. Masyarakat barat sendiri seharusnya meminta penguasa mereka agar menarik tentara negaranya dari Iraq, Afghanistan, dan negeri Islam lainnya. Termasuk menghentikan dukungan membabi buta terhadap Israel.

Bagi umat Islam, ketidakadilan global ini harus dihentikan. Berharap pada negara-negara imperialis untuk menghentikan kejahatan mereka sangatlah sulit. Karena selama barat masih mengadopsi ideologi kapitalisme, penjajahan akan menjadi metode baku yang tidak berubah. Tidak ada pilihan lagi, kecuali umat Islam bersatu membangun kekuatan global khilafah Islam yang akan melindungi umat Islam dari bulan-bulanan negara imperialis.

(red: itulah alasan sebagian umat Islam berkeinginan kuat untuk membangun khilafah global. )

Isu Terorisme & Serangan Terhadap Islam

Sebenarnya isu memerangi terorisme yang dilancarkan Amerika dan sekutu-sekutunya adalah perang melawan Islam dan kaum Muslimin. Musuh-musuh Islam mencoba membidik Islam dan kaum Muslimin di balik isu terorisme. Mereka takut dengan bangkitnya kaum muslimin. Dengan demikian mereka berusaha sekuat tenaga dan dengan berbagai macam cara untuk menghancurkan kebangkitan kaum Muslimin, salah satunya dengan melancarkan perang melawan terorisme.

Saat ini umat Islam menjadi tertuduh dan semua ketakutan dengan segala hal tentang Islam, karena selalu dikait-kaitkan dengan isu terorisme. Para pelajar, aktivis Islam dan semisalnya menjadi resah. Mereka khawatir dituduh dan dianggap sebagai sarang dan penyedia serta membantu aktivitas terorisme.

Gerakan-gerakan dakwah pun dicurigai meskipun gerakan dakwah itu terbuka dan tak ada sangkut pautnya dengan teroris. Beberapa orang pun mengawasi ketat anak remajanya yang mau berangkat mengaji. Padahal hal itu tak pernah terjadi sebelumnya. Mereka menanyakan ngajinya sama siapa, tempatnya di mana, dan segala macam secara berulang-ulang.

Sikap paranoid ini muncul belakangan di beberapa daerah. Ini terjadi setelah televisi dengan sangat gencar menyebarkan berita terorisme sejak penyerbuan di Temanggung, Jawa Tengah. Bukannya obyektif, pemberitaan di media massa cenderung menstigmatisasi negatif Islam dan kaum muslimin.

Belum jelas benar siapa pelakunya, media massa langsung menyorot pesantren. Pesantren dianggap mengajarkan jihad dan ini menjadi inspirasi para teroris. Media massa pun sibuk mencari latar belakang orang-orang yang diduga teroris dengan melakukan interogasi dan inkuisisi terhadap almamater, keluarga, dan para tetangga.

Tampa disaring, berita isu langsung disiarkan. Padahal tidak semua sumber berita yang didapatkannya layak disiarkan.

Hal yang sama tidak pernah dilakukan terhadap para koruptor. Adakah media massa yang pernah mengaitkan koruptor dengan almamaternya? Kemudian menyatakan bahwa unversitas X telah mengajarkan korupsi? Atau mencari guru dan dosennya karena dianggap sebagai inspirasi untuk korupsi?

Sikap media ini tidak lepas dari upaya pihak-pihak tertentu untuk menjadikan media sebagai corong dalam menyerang Islam dan kaum muslimin. Lihat saja bagaimana media massa seolah jadi ‘orang bodoh’ dan menurut saja dengan arahan sumber-sumber mereka. Sikap kritis mereka hilang. Bahkan untuk mencari alternatif narasumber lagi. Sampai-sampai ketika sumber-sumber berita mereka memberitakan berita yang salah pun, ditelan mentah-mentah. Perhatikan ketika penyerangan di Temanggung terjadi, dalam siaran langsungnya, mereka seperti koor menyanyikan lagu bahwa teroris yang terbunuh adalah gembong teroris Noordin M Top. Ternyata bukan.

Telah terjadi trial by the press (pengadilan oleh meda massa), yang dampaknya jauh lebih kejam. Media pun tergiring oleh frame berpikir musuh-musuh Islam yang menggeneralisasi para teroris dengan Islam. Isu memerangi terorisme yang dilancarkan Amerika dan sekutu-sekutunya disebarluaskan dan dikerjakan oleh media massa yang pada hakikatnya untuk menghilangkan kebangkitan Islam.

Ironisnya, media massa seolah maklum saja dengan tindakan brutal Amerika dan sekutunya menebar bom dan kematian di mana-mana. Media massa tidak pernah menyebut mereka sebagai teroris, meski korban tewas jauh lebih banyak dan massif.

Media memang telah menjadi alat bagi kapitalisme global dalam mempertahankan hegemoninya. Di era informasi dimana kemenangan ditentukan oleh penguasa sumber-sumber informasi, media massa adalah salah satu pilar kapitalisme.

Barat paham betul bahwa Islam adalah musuh berikutnya setelah komunisme runtuh. Islam adalah ancaman. Karenanya, kebangkitan Islam mesti dihalang-halangi. Caranya bisa melalui hard dan soft power. Untuk itu barat dan antek-anteknya mendekonstruksi persepsi masyarakat terhadap Islam untuk melahirkan sikap moderat bahkan liberal. Mereka tidak mau Islam tampil apa adanya sesuai Al Quran dan As Sunnah. Sikap moderat dan liberal ini dianggap pas dengan hegemoni dan determinasi barat.

Sangat tidak mengherankan bila di tengah isu terorisme yang sedang hangat sekarang tiba-tiba muncul pernyataan beberapa tokoh yang mencoba menggeneralisasi bahwa terorisme itu adalah keinginan menerapkan syariah Islam dalam Daulah Islam. Mereka mencoba menebar ‘pukat harimau’ untuk menjaring aktivis pergerakan Islam.

Mereka sepertinya tutup mata-atau memang sengaja terhadap fakta bahwa tidak semua gerakan yang memperjuangkan syariah Islam dan khilafah setuju dengan aksi terorisme. Modus mereka ini sama dan sebangun dengan gaya Amerika dan barat umumnya melihat Islam pasca tragedi WTC pada September 2001.

Tak mengherankan bila banyak pihak yang menganalisis bahwa aksi-aksi terorisme di Indonesia ini sengaja dimainkan oleh pihak asing. Tujuannya adalah melemahkan umat Islam Indonesia sehingga Islam tidak bisa bangkit menjadi sebuah kekuatan yang besar di negeri berpenduduk muslim terbesar di dunia ini.

Oleh karena itu perlu waspada terhadap segala tipu daya musuh-musih Islam tersebut. Para pengembang dakwah harus terus istiqomah mendakwahkan Islam dan mengembalikan kejayaan Islam dengan metode dakwah yang dicontohkan oleh Rosulullah SAW.

Siapa Teroris Sebenarnya ? Sadarlah Wahai Kaum Muslimin…!

Jadi, siapakah terorisme yang sebenarnya ? Kalau kita mau meneliti sejarah, maka terlalu banyak dan panjang catatan peristiwa sejarah Amerika yang dapat membuktikan bahwa Amerika adalah teroris sejati. Amerika dengan dukungan sekutunya NATO, berhasil menekan PBB untuk mengembargo Irak.

Jika definisi teror adalah membunuh rakyat sipil yang tak berdosa; anak-anak, wanita dan orang tua, maka mereka atau Amerika adalah teroris paling pertama, teratas dan terjahat yang dikenal oleh sejarah umat manusia. Mereka telah membantai jutaan rakyat sipil tak berdosa di seluruh dunia; Jepang, Vietnam, Afghanistan, Iraq, Palestina, Chechnya, Indonesia dan banyak negara lainnya.

Jika definisi teror adalah membom tempat-tempat dan kepentingan-kepentingan umum, mereka adalah pihak yang pertama, teratas dan terjahat yang mengajarkan, memulai dan menekuni hal itu.

Jika definisi teror adalah menebarkan ketakutan demi meraih kepentingan politik, maka merekalah yang pertama, teratas dan terjahat yang melakukan hal itu di seluruh penjuru dunia.

Jika definisi teror adalah pembunuhan misterius terhadap lawan politik, maka mereka adalah pihak pertama, teratas dan terjahat yang melakukan hal itu.

Jika definisi mendukung teroris adalah membiayai, melatih dan memberi perlindungan kepada para pelaku kejahatan, maka mereka adalah pihak yang pertama, teratas dan terjahat yang melakukan hal itu. Mereka bisa berada di balik berbagai kudeta di seluruh penjuru dunia. Aliansi Utara di Afghanistan, John Garang di Sudan, Israel di bumi Islam Palestina, Serbia dan Kroasia di bekas negara Yugoslavia, dan banyak contoh lainnya merupakan bukti konkrit tak terbantahkan bahwa The Real Terrorist adalah Amerika dan sekutu-sekutunya!

Dengan demikian, setelah ummat mengetahui rencana apa di balik isu terorisme, siapa teroris sebenarnya, maka mereka juga harus tetap sabar, tawakal, dan yakin bahwa Islam pasti menang. Hal ini sebagaimana janji Allah SWT dalam firmanNya :

“Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al Qur’an) dan agama yang benar (Islam) untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.” (QS At Taubah, 9 : 33 & QS Ash Shaff, 61 : 9)

Wallahu’alam bis Showab!